I Wayan Puspa Negara, S.P., M.S
INFOBALINEWS, BALI – Bali kembali mendapat kesempatan diselenggarakannya pertemuan penting antar negara yang berlangsung hampir bersamaan. Kegiatan tersebut adalah Indonesia-Africa Forum (IAF) yang merupakan pertemuan antara kepala negara : yaitu antara presiden Indonesia dan kepala negara di Kawasan Afrika yang mewakili. Pembahasan kerja sama meliputi banyak sektor seperti ekonomi, perdagangam, pemberdayaan masyarakat, hingga pendidikan. Pelaksanaan kegiatan di Mulia Resort Nusa Dua. Sejak tgl 1 – 5 September 2024. Sedangkan leading sector kegiatan ini adalah Kementrian Luar Negeri.
Kegiatan yang berikut adalah High Level Forum – Multi Stakeholder Partnership (HLF-MSP) yang merupakan pertemuan multipihak antara pemerintah, swasta, dan NGO dalam rangka memperkuat kerja sama, khususnya antara negara utara dan selatan. Leading Sector kegiatan ini adalah Bappenas, dan diselenggarakan di Bali International Convention Center.
Uniknya kedua kegiatan tersebut akan dibuka oleh Presiden RI Joko Widodo pada saat bersamaan, 2 September 2024 dan Ditutup oleh Presiden Terpilih Prabowo Subianto pada 3 September 2024.
Menurut praktisi pariwisata daerah Kuta, yang merupakan wilayah tempat penyelenggaraan event internasional disebut di atas, I Wayan Puspa Negara, S.P., M.Si., Sabtu (1/9/2024) kedua Event besar ini (IAF & HLF-MSP) tentu memberi manfaat besar bagi bali dari 2 persfektif yakni dari Public Relation /kehumasan bali memdapat promosi gratis yg kuat, serta Bali mendapat kepercayaan dunia dalam menjadi host yang bisa melipatgandakan event Mice di Bali, yang akan memunculkan multifliyer effect & tricle down effect bagi pertumbuhan ekonomi Bali baik langsung maupun tidak langsung.
Sebagai Destinasi Internasional, khususnya pada Destinasi MICE (meetimg Insentive, Convention & Exibition) Bali harus memenuhi 4 standar prinsip dasar dari sebuah Destinasi maju, yakni 1. Infrastruktur (world class) 2. Safety & Security yg tinggi (100% safety record), 3. Service dengan daya hospitality yang Hi-class, 4 Branding (promosi yg kuat berkelanjutan), 5 Environment, lingkungan yang lestari. Khusus untuk keamanan & kenyamanan yang menjadi hal mutlak & esensial bagi Tourism harus terus dijaga secara stabil, periodik dan berkelanjutan, sedikit saja ada gangguan keamanan maka disitu akan ada daya reduksi destinasi, oleh karena itu Bali harus selalu dalam kondisi stabilitas keamanan yg sehat & dinamis.
Menurut anggota DPRD Badung dari fraksi Gerindra ini, kondisi terkini terkait keamanan Bali jelang perhelatan Politik, baik Pilkada maupun event event politik di Bali seperti Muktamar salah satu partai kemaren yg sempat ada gangguan, namun hal ini sudah dapat dengan cepat diantisipasi oleh pihak keamanan dalam hal ini gercepnya POLRI & TNI kita patut apresiasi tinggi, demikian hanya peran serta & partisipasi aktif masyarakat untuk turut menjaga keamana berbasis kearifan lokal sudah berjalan baik, jadi terkait pilkada yg tentu akan hingar bingar, bagi saya kita beruntung memiliki kawasan secluded seperti ITDC ini, dimana kegiatan MICE/Even IAF & HLF- MSP diyakini akan berjalan lancar & sukses karena Para Host, Eo dan leading sector sudah berpengalaman & profesional..
Kata Puspa Negara, “Kami sangat mendukung Kedua Event ini untuk menjadikan Bali tempat MICE yg aman, nyaman & sukses dlm memgejar kemajuan pariwisata Bali menuju Quality Tourism & quality destination.” (IBN)

