DENPASAR, Bali – 1 Juli 2026 – Antusiasme yang terus tumbuh terhadap arsitektur di kalangan generasi muda telah menginspirasi kembalinya Architecture for Kids 2026. Lokakarya edukasi ini, yang telah diselenggarakan sebanyak 22 kali sejak tahun 2002, sekali lagi terbuka untuk anak-anak berusia 5–12 tahun.
Nyoman Popo Priyatna Danes, yang lebih dikenal sebagai Popo Danes, adalah seorang arsitek ternama asal Bali yang telah lama berkomitmen untuk memperkenalkan profesi arsitektur kepada anak-anak sejak usia dini. Tujuannya bukan hanya untuk memperkenalkan anak-anak pada dunia desain, tetapi juga membantu mereka memahami peran penting desain dalam kehidupan sehari-hari sambil membina kreativitas dan potensi mereka dalam arsitektur.
Lokakarya ini juga mencerminkan komitmen Popo Danes dalam mendukung kesejahteraan mental anak-anak. Di tengah meningkatnya tekanan akademik dan lingkungan sekolah yang sangat kompetitif, acara ini memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk mengeksplorasi kreativitas mereka melalui kegiatan yang menyenangkan dan bermakna. Hal ini terutama ditujukan bagi anak-anak yang mungkin memiliki akses terbatas ke program imajinatif dan rekreasi selama liburan sekolah mereka.
Tahun ini, Architecture for Kids 2026 mendorong anak-anak untuk mengeksplorasi imajinasi dan pemikiran kolaboratif mereka melalui kegiatan langsung yang menarik. Mengusung tema “Our Puzzle Playground: Connecting Our Pieces Together”, lokakarya ini merayakan gagasan bahwa setiap anak adalah kepingan teka-teki yang unik, dan bersama-sama mereka dapat menciptakan sesuatu yang indah.
Workshop ini akan diadakan di Danes Art Veranda pada hari Sabtu, 4 Juli 2026, yang menampilkan pengalaman belajar interaktif, aktivitas langsung, dan elemen desain yang ceria. Selain memperkenalkan arsitektur kepada anak-anak, program tahun ini secara konsisten mendorong imajinasi dan kolaborasi.
Acara ini akan difasilitasi oleh tim desain dari Popo Danes Architect dan Melati Danes Interior. Selama lokakarya, setiap anak akan menerima panel berbentuk teka-teki yang mewakili ruang kreatif mereka sendiri, di mana mereka didorong untuk mengekspresikan impian dan imajinasi mereka melalui gambar, warna, dan dekorasi. Di akhir sesi, semua kepingan teka-teki individu akan disatukan menjadi sebuah gerbang teka-teki besar, menciptakan area bermain dan pameran kolaboratif tempat anak-anak dapat berinteraksi dengan kreasi satu sama lain. Melalui kegiatan ini, para peserta didorong untuk berpikir kreatif, berkolaborasi dengan orang lain, dan merasakan kegembiraan dalam membangun sesuatu yang bermakna bersama-sama.
Diharapkan program liburan sekolah yang edukatif dan menyenangkan ini akan memberikan kenangan abadi bagi anak-anak sekaligus menginspirasi mereka untuk terus mengeksplorasi desain dan arsitektur. Yang lebih penting, workshop ini bertujuan untuk membina generasi baru pemikir kreatif yang akan membawa ide-ide segar dan inovasi bagi masa depan arsitektur.

